Serba - Serbi PPOB............
Posted by Heru Ronaldo
on
Wednesday, June 16, 2010

Okelah...coba bahas dikit...biar pada ngerti dan ga salah kaprah....
1. Apa sech PPOB...??
PPOB pada hakikatnya adalah sebuah sistem yang dipakai dalam upaya memfasilitasi pembayaran tagihan secara online, realtime, sehingga tidak ada kemungkinan terjadinya Double Payment. Secara financial juga memudahkan Biller mendebet dana dan terjaminnya dana tersebut oleh pihak ke tiga, dalam hal ini adalah Bank. PPOB pada awalnya mungkin hanya PLN saja, ini dimulai pada tahun 2007 di wilayah DJBB (baca Jawa Barat dan Banten), namun kini telah hampir menjangkau berbagai fitur pembayaran seperti Telkom, PDAM, Leasing, Zakat, dan juga Ticketing.
2. Mengapa orang sangat ingin membuka Outlet PPOB?
Jawaban ini sangat jelas, karena berkaitan dengan keuntungan yang dihasilkan. Dari setiap pembayaran akan memberikan feedback sekitar 500. - 1.000 per trx.
3. PPOB apa yang seharusnya saya pakai...?
Nah ini bergantung kepada pilihan dan juga kepuasan. Setiap orang punya tolak ukur dan juga penilaian masing-masing terhadap sistem yang akan di pakai.
Sekedar berbagi saja.....
Jangan pernah termakan oleh orang-orang marketing PPOB yang menyatakan sistem mereka stabil, tidak pernah gangguan, dan yang menjanjikan hal-hal yang terkadang terkesan mengada-ada seperti Sewa Perangkat Gratis, Kertas Gratis, Pendaftaran Gratis, Perbaikan Gratis, Installasi Gratis, karena semua memang sudah menjadi kewajiban dari setiap masing-masing provider. Ini hanyalah strategi marketing saja, tidak kurang dan tidak lebih.
Pilihlah sistem PPOB yang bekerjasama dengan Bank yang memiliki Cabang terdekat dengan lokasi Loket / Payment Point anda. Atau Agen / Provider yang memiliki kerjasama dengan Bank terdekat dalam hal melakukan pengisian Dana ke sistem PPOB anda.
Sampai hari ini tidak ada sistem yang stabil menurut saya, banyak hal yang berkaitan dan berhubungan dalam hal operasional PPOB di lapangan, misalnya adalah Jaringan Data (GSM/CDMA/Cable/VSat), Server Biller. Belum ditambah kurangnya modal, sampai dengan keluhan maintenance yang tidak juga beres.
Contoh kasus terjadi, dimana pada tanggal puncak, sebuah PPOB telah siap secara teknis, baik sistem, perangkat, dana, maupun juga pelanggan. Namun apa mau dikata, pada tanggal tersebut terjadi pemadaman listrik di daerah tersebut. Sehingga tidak dapat beroperasional. Berapa nominal yang hilang akibat hal ini terjadi? ini adalah faktor yang tidak bisa diperkirakan, dan ini sering kali terjadi dilapangan berdasarkan pengamatan saya sejak tahun 2007.
So...sekedar pesan dari saya...bukan bagaimana caranya memfasilitasi kebutuhan masyarakat yang membayar tagihan pada tanggal puncak....tapi bagaimana mengubah paradigma masyarakat terhadap waktu pembayaran...andaikan masyarakat tidak membayar tagihan pada tanggal tertentu...misalnya awal bulan...semua sistem dipastikan akan stabil....dan semua tagihan kemungkinan besar akan lancar dilunaskan...
Namun sulit memang merubah pola dan kebiasaan masyarakat dalam pembayaran tagihan....emang orang indonesia suka banget yang namanya bayar di akhir waktu...padahal dana telah ada di awal waktu...bayangkan jeda antara tanggal 1 ketika menerima salary ke tanggal 20 yang merupakan akhir waktu pembayaran...
Wah lumayan panjang juga yak....
Kembali ke awal...PPOB adalah sistem...dan gangguan pasti akan terjadi...dan saya juga mau memungkiri artikel saya ini...bahwa saya juga orang marketing PPOB...so saya juga mau menawarkan kerjasama PPOB yang saya rasa sampai saat ini adalah ayng paling stabil dan paling terbaik diantara yang terbaik...yang mau silahkan email saya di herualdo@gmail.com
Salam ONPAYS.....^_^
